Selasa, 26 November 2013

ikat pinggang kepang

   Terinspirasi dari DeliaCreates aku mempraktikan tutorial dari website ini dengan versiku sendiri.
Bahannya cukup 4 helai tali kain atau kaus yang dipotong memanjang, masing-masing panjangnya 2 kali lingkar pinggang,
lalu mesin jahit, benang dan gesper.
   
   Pertama-tama ke empat tali dikepang sampai selesai



lalu ke 4 ujungnya di satukan dan dijahit


lalu dilipat dan jahit tindas

selesai!!

Rabu, 20 November 2013

tutorial upcycle pakaian

    Halo semuanya, selamat sore. Ada tantangan upcycle di Facebook nih! Jadi pingin ikut. Dan inilah ide saya, klasik dan umum banget sih. Maklum pemula, malah belum apa-apa sama sekali lho.

Berikut alat dan bahannya.

Bahan:
- Kaos yang sudah tidak dipakai lagi (kaos yang saya punya warna coklat dan masih bagus tapi pendek, karena itu mau saya modifikasi sedikit)
- Rok span berwarna senada
- Risleting sewarna (sayangnya yang saya punya warna biru tua T_T )
- Sedikit tambahan bahan untuk variasi

Alat:
- Gunting
- Mesin jahit
- Penggaris
- Meteran
- Kapur jahit
- Benang jahit
- Pendedel

1. Pertama-tama ukur lingkar pinggang kaos dengan meteran, kalau punya saya 43 cm.

2. Ukur dan garisi rok span selebar pinggang kaos tadi dengan penggaris dan kapur jahit.

3. Potong rok pada bagian garis tadi, boleh dilebihkan sekitar 1/2-1 cm.

4. Lalu dedel atau bongkar jahitan samping roknya sekitar beberapa senti untuk kantong.

5. Lipat ke sisi buruk bagian yang di bongkar tadi dan jahit pada sisi miringnya.

6. Tentukan besar ukuran kantung baju yang kita kehendaki lalu gunting bahan untuk kantungnya dengan ukuran tersebut. Kalau saya pakai bahan warna hitam, seharusnya coklat juga sih.


7. Jahitkan bahan tadi ke rok tadi pada bagian kantung di keempat sisinya.

8. Jika sudah selesai, gabungkan bagian rok tadi dengan bagian bawah baju/kaos dan jahit sampai selesai, sekarang tahap satu pakaian upcycle-nya sudah selesai.

 

9.  Untuk memasang risleting, garisi bagian depan tengah baju dari leher sampai ujung dengan kapur jahit dan penggaris.

10. Lalu potong garis tersebut dengan gunting, pastikan sisi kiri dan kanannya sama besar dan guntingan tepat di tengah baju bagian muka, kecuali jika anda ingin membuat variasi.


11. Jahit risleting jaketnya pada kedua sisi pakaian, saya sengaja memilih risleting jaket yang panjangnya dari leher sampai ujung pakaian (yang sudah disambung dengan rok span) agar lebih praktis.

12. balik lalu jahit tindas risleting jaketnya sebagai penyelesaian.
selesai!


belakangan aku baru nyadar selain jahitan risletingku nggak rapih, kantong yang kubuat juga kecil hehehe
lebih bagus lagi kalau pakaian ini diobras, tapi untuk meminimalisir biaya yang dikeluarkan aku memilih tusuk veston aja.
Beginilah hasilnya, kalau masih ada yang belum jelas jangan sungkan bertanya. :)
Maaf kalau tutorial, hasil karya dan gambarnya kurang memuaskan.

Happy sewing and crafting :D

Senin, 04 November 2013

I want to make a job for me

   Beberapa hari yang lalu pas acara pemilihan lurah, aku bertemu dengan teman kursusku yang beda jurusan. Pas ngobrol, dia tanya, 'apa aku sudah bekerja?' aku bilang belum, belum walaupun udah 4 bulan nyelesein kursus jahit. Hal itu membuat aku malu, soalnya sampe sekarang aku masih nganggur dan nggak produktif. Sebetulnya aku pingin banget buka toko online handycraft sendiri, tapi entah kenapa sulit, rasanya niatku perlu ditanyakan kebulatannya. Aku terlalu banyak alasan, takut dan sering menunda-nunda, padahal teman-temanku yang lain sudah memiliki kesibukan masing-masing, hanya aku yang masih diam saja.
   Aku perlu mengubah diriku dan membulatkan tekadku.

Merajut

   Hari Kamis yang lalu, kakakku pulang dari Jakarta dan bawain oleh-oleh jarum rajut yang udah lama aku idam-idamkan, soalnya di sini nggak ada orang yang jual sehingga aku selama ini merajut pakai isi pulpen X)))

Terus untuk ngelemesin tangan biar terbiasa pakai jarum baru ini, aku merajut pake benang putih, tapi belakangan aku baru nyadar. Ini rajutan mau aku bikin jadi apa?Kalau syal terlalu kecil lebarnya, kalau kepala pensil terlalu besar, akhirnya saya jadikan saja boneka, tapi belum jadi.





   Sepertinya ini akan menjadi boneka Hello Kitty

Tas jeans

   Dulu orang tuaku adalah pedagang pakaian, karena sekarang udah nggak lagi banyak dagangan yang tersisa dan nggak terjual sehingga dari pada mubazir aku daur ulang aja jadi tas jeans. Caranya gampang, tinggal potong jeansnya sebesar ukuran tas yang kita mau (jeansku berupa rok), terus jahit bagian bawahnya dan sudutnya untuk memberi volume pada tas, dan gunakan sis potongannya sebagai pegangan tas, untuk finishingnya tinggal jahitin bagian dalam tas, juga risletingnya. Selesai!
   Untuk pemanisnya aku tinggal tambahin pita dan bros pita yang aku jahit dari kain perca. Untuk tutorial lebih lanjut, lihat di Cemprut

Tas selempang bolak-balik


Pernah pada suatu hari pas aku niat banget jahit, aku berhasil menjahit sebuah tas selempang kecil bolak-balik dalam waktu kurang lebih 2 jam, tapi sayangnya walaupun niat, tapi aku milih bahan asal-asalan jadinya ya gini deh tampilan, bahan dan kombinasi warna tasnya, tabrak lari. Tapi aku tetep suka ^_^


hasil kursus di BLK

   Dulu waktu masih kursus menjahit, aku pernah iseng-iseng bikin bros bunga dari sisa kain belacu yang dipake buat bahan penutup mesin jahit. Ternyata hasilnya bagus!Jadi aku pasang aja sekalian di sewing machine covernya, lumayan buat mempercantik tampilan jahitanku yang acakadut
   Selain itu aku juga diajarin macem-macem jahitan, diantaranya bikin blus, nah pas ujiannya kita di kasih bahan putih motif bunga biru yang unyu-unyu yang cocok banget di jadiin blus. Yah beginilah hasilnya.

   Ini adalah detil kerahnya
Kalo ini kantongnya, agak kurang rapih sih masangnya





Jumat, 21 Juni 2013

triologi hunger games

   setelah aku lulus SMA aku tidak pernah mengakui jikia aku menganggur karena aku menolak meneruskan pendidikanku sekalipun hal itu bisa kulakukan. Namun sejak mesin jahitku rusak dan aku bosan menjahit secara manual, aku akan menghabiskan waktuku dengan membaca novel sewaan, karena hampir semua buku di rumahku sudah kubaca dan tidak semua buku perpustakaan menarik.
   Buku novel ini berjudul 'Hunger Games' karya Suzanne Collins. Awalnya karena sampulnya yang berwarna hitam dan tidak menarik membuatku malas membacanya, tetapi ketika tidak ada buku lagi yang bisa kubaca selain novel tersebut, maka aku baca novel itu, dan rupanya, di luar dugaan, novel itu menarik sekali, namun agak sadis, sehingga tidak cocok untuk pembaca anak-anak.

   Novel tersebut mengisahkan tentang seorang tokoh bernama Katnis Everden yang menggantikan adiknya, Primrose Everden dalam ajang mematikan bernama 'Hunger Games' yang diadakan tiap tahun untuk mengirim sepasang anak usia 12-18 dari 12 distrik berbeda untuk diadu dalam ajang survival games sadis yang hanya menyisakan 1 dari 24 peserta yang ada.
  Pasangan distrik Katnis adalah Peeta Mellark, orang yang pernah menyelamatkan hidup keluarganya dan orang yang tidak ingin ia bunuh. Apa yang harus Katnis perbuat?Bertahan hidup dan membunuh Peeta?atau mengorbankan diri dalam hunger games?
   Akhirnya aku kecanduan dan lanjut baca buku 'Catching Fire,' jadi setelah katnis dan Peeta berhasil memenangkan hungger games, mereka mendapat banyak hadiah, namun mereka masih belum lolos dari bahaya. Presiden negara Capitol, Presiden Snow, mengancam Katnis dan Peeta untuk terus bersandiwara meyakinkan rakyat Panem bahwa ia tulus mencintai Peeta agar rakyat yakin, munculnya dua pemenang dalam hunger games bukan merupakan bentuk perlawanan pada Capitol, tetapi murni karena cinta Katniss pada Peeta, namun sayangnya Katniss tidak bisa membohongi hatinya sehingga ia mati-matian melakukan sandiwara tersebut agar Distrik tempat ia tinggal, distrik 12 tidak dihancurkan dengan meredam pemberontakan yang nyaris tersulut di sejumlah distrik.

   Namun, upaya Katniss, gagal, percikan api perlawanan sedikit demi sedikit muncul dari beberapa distrik, sehingga Presiden Snow menghukum Katniss dan Peeta dengan mengirim mereka dalam Quarter Quell, ajang serupa Hunger Games istimewa yang diadakan 25 tahun sekali, dan para peserta kali ini diambil dari pemenang masing-masing distrik yang masih hidup dan mengirimkan 24 pemenang untuk saling membunuh dan bertahan hidup dalam Survival games lagi. Mimpi buruk Katniss terulang.
   Di buku ketiga alias novel final hunger games, yakni 'Mockingjay,' Katnis selamat dari Quartel Quell, tetapi      distrik 12 di bumi hanguskan, dan sebagian orang yang selamat mengungsi ke distrik 13 yang semula diyakini telah hancur. Di sana Katnis mulai berjuang untuk melawan Capitol yang telah menangkap Peeta.

Praktik Membuat Rok Nih

   Hari ini lanjutan dari pembuatan rok dasar yang sedang kita praktekan, tapi aku susah banget pakai mesin jahit high speed sehingga benangnya putus terus karena aku menginjak pedalnya terlalu keras, padahal kupikir aku sudah mengaturnya dengan pelan, namun ketika di coba asisten pembimbingku, nyatanya mesinnya baik-baik saja, berarti memang akunya yang kurang menguasai penggunaan mesin jahit high speed.
   Lalu aku pindah ke mesin jahit yang lain, siapa tahu saja di mesin ini aku bisa cocok dan benang tidak akan putus-putus. Bisa dibilang saat ini pekerjaanku sangat lamban, sehingga teman-temanku sudah selesai duluan, maksudku jangankan risleting, mereka bahkan sudah memasang ban pinggang dan tinggal menjahit bagian ujung roknya dengan jahit som.
   Dan pekerjaanku makin lambat karena ada temanku yang juga belum selesai meminta bantuanku, tak masalah sih, tapi aku tidak mau pekerjaanku menjadi terbengkalai karena harus mengutamakan keinginanmu.
   Aku jadi sedikit 'capek' ditambah lagi tanganku yang lemas sejak kemarin belum sembuh sepenuhnya.
   Kuharap di praktik berikutnya aku bisa lebih cekatan dan tidak membuat kesalahan.

Kamis, 20 Juni 2013

Pelatihan Menjahit

Capek banget hari ini, abis praktek jahit rok di BLK. Sejak tanggal 30 Mei saya masuk, baru hari ini yang benar-benar terasa melelahkan. Menyenangkan sih, soalnya jahit memang pekerjaan yang aku sukai. Tapi di sini aku menjahit dengan mesin jahit besar atau mesin jahit high speed bermerek Jack, bukan mesin jahit Butterfly yang berdinamo kecil. Susah banget mencet tuas backstepnya, soalnya tenagaku kecil, nggak sekuat peserta lainnya. Mana aku piket lagi. Huff tambah capek. Tapi kalau sempat, aku ingin mengupload tutorial menjahit rok, mulai dari mengukur, membuat pola, marker, sampai menjahitnya. Tapi untuk sementara segini dulu deh. Mudah-mudahan aja aku bisa update terus.

Kamis, 21 Maret 2013

susahnya hidup tanpa laptop

   Susah banget ga punya laptop, di zaman serba canggih ini mainnya komputer. Ga masalah sih kalau ga punya juga, tapi setiap aku mau ngetik resensi, karena laptop kakak yang punya akhirnya di bawa kakak jadi sulit banget kalau mau menuangkan tulisan ke media blog, padahal blog itu seharusnya di update terus. Selain itu kalau ngenet ke warnet biayanya murah tapi mahal (perjam Rp1500,00) dan ga leluasa. Mau buka facebook juga susah, baru sekarang aja ada kesempatan. Repot banget!! >,<

Senin, 22 Oktober 2012

very long long time

    Dah lama banget aku nggak update, soalnhya untuk konek susah banget, maklum ga punya laptop, kalaupun konek ga tau harus nulis apa, tapikan ini kisah-kisah anirafti, maka aku akan menuliskan kisah anirafti.
    Anirafti merupakan anagram dari nama belakangku Fitriana, seperti halnya Parto di anagram menjadi rapot, Sule menjadi elus atau lesu dan Andre menjadi renda maka nama belakangku ini juga bisa jadi apa saja seperti anirafti, anirafit, tifa nair, tifa niar, dan lain-lain, aku mempelajari hal ini dari buku novel karya Dan Brown berjudul Da Vinci Code dan Digital Fortress, keren banget aku jadi bisa bermain dengan huruf dan kata dan mengubahnya menjadi suatu hal yang lain, seperti nama belakang kakakku Qamarani menjadi Nara Maqi, kedengaran jepang tapi siapa sangka ini dari nama Indonesia.

Kamis, 24 Mei 2012

The Story of Kuroshoes



                Aku kelas 3 SD ketika orangtuaku membelikan sepatu Pro ATT ukuran 38 warna hitam. Sebuah ukuran yang kebesaran untuk anak 9 tahun, harga sepatu itu cukup mahal, namun keluargaku masih mampu membelinya karena saat itu kami masih punya toko. Oleh karena itu orang tuaku membelikan sepatu yang ukurannya lebih besar dari ukuran kakiku yang sebenarnya agar bisa kupakai terus hingga beberapa tahun mendatang, sebuah investasi sederhana yang sangat membantu.
                Meski sepatu baru itu bagus dan bermerk terkenal, aku tidak mengenakan sepatu itu karena kebesaran hingga harus disumpal kertas, maka aku memilih sepatu lamaku yang harganya sangat murah, sepasang sepatu berujung bulat yang modelnya seperti sepatu balet tapi harus diganti setiap beberapa bulan karena pertumbuhanku cepat.
Selain memakai sepatu balet itu, kadang-kadang aku memakai sepatu-sandal. Saat itu merupakan hal yang wajar jika murid SD memakai sepatu-sandal ke sekolah terutama pada hari Sabtu.
                Maka, orang tuaku berinisiatif membelikanku sepasang sepatu baru bertali yang ukurannya pas di kakiku dan sangat nyaman hingga aku leluasa bergerak. Sayangnya sepatu itu memiliki sol yang tipis dan cepat halus sehingga aku sering terpeleset, dengan berat hati sepatu bertali itu aku simpan, hanya kupakai sesekali jika sepatu Pro ATT belum kering.
                Selanjutnya aku selalu memakai sepatu itu ke sekolah. Seringkali aku terlambat ke sekolah karena aku lupa memasang tali sepatu itu setelah aku cuci. Pernah ada peristiwa lucu ketika aku terlambat ke sekolah saat kelas 1 SMP, aku begitu tergesa-gesa hingga terjatuh karena menginjak tali sepatuku sendiri. Aku jatuh tersungkur seperti orang pingsan, kebetulan saat itu sedang agak ramai dan ibu kantin yang lewat di depanku benar-benar mengira aku pingsan karena aku diam saja setelah terjatuh, padahal aku sedang merutuki nasib sialku. Aku di gotong ke UKS. Aku diam saja karena kebingungan. Aku berharap mereka tidak memberitahu orang tuaku karena aku takut mereka marah jika tahu aku terlambat, tapi nyatanya mereka memanggil ibuku. Rumahku memang sangat dekat dengan sekolah, bahkan yang terdekat diantara murid-murid lainnya aku tinggal tepat dibelakang sekolah. Aku malu sekali, rumah dekat tapi sering terlambat.
                Dari kejadian itulah aku mengubah cara mengikat tali sepatuku, cara ini diajarkan oleh bibiku, sangat praktis karena  cara ini menjadikan sepatu mudah dipasang atau dilepas dan anti terserimpet karena tak ada tali yang menjuntai keluar sebab ujung tali berada di dalam, kelemahannya karena talinya kupasang longgar, saat berjalan sepatu bagian tumitnya sering turun, jadi jika ada orang  yang menginjak bagian tumit aku akan mudah terjatuh oleh karena itu aku harus memasangnya dengan kekencangan tali yang pas agar aku tidak terjatuh. Tetapi cara ini betul-betul memudahkanku dalam beraktivitas disekolah.
                Sepatu itu terus menemaniku selama tahun-tahunku disekolah, sepatu itu juga berkali-kali di lem, pernah di jahit solnya sekali, tapi jarang kucuci, hehehe, sepatu iitu juga pernah kemasukan kecoa, saat itu aku kelas 2 SMP tahun 2007, aku berusia 14 tahun dan merasakan ada yang mengganjal kakiku, saat kulepas ketika pulang sekolah ternyata kecoa!tapi sudah mati, rupanya karena sepatunya lembab dan tidak aku tutup dengan kaos kaki kecoa mudah masuk ke dalamnya, untungnya tak ada temanku yang tahu. Lain ceritanya kalau mereka tahu pasti aku di cap jorok. Aku tidak takut kecoa jadi setelah bangkai kecoa itu aku buang, sepatunya aku pakai lagi.
                Aku senang memakai sepatu itu dan sering kupakai ke sekolah, tentu saja karena hanya itu sepatu yang kupunya, sepatu ini awet sekali aku takjub juga dengan keawetan sepatu ini, tak pernah rusak atau pudar, jadi aku tidak pernah membeli sepatu baru bahkan hingga SMA.
                Sepertinya itu adalah hikmah dibalik masa sulit ini, seolah-olah sepatu ini berterimakasih padaku karena aku sering memakainya,  merawatnya dengan baik (meski pernah kemasukan kecoa) dan menganggapnya seperti teman baik, kuberi nama dia KUROSHOES (sepatu hitam), buktinya sepatu ini seperti menyesuaikan ukurannya dengan kakiku,  hingga kini sepatu ini selalu longgar saat kupakai, itu juga karena kakiku jadi kecil.
                Hingga aku kelas 3 SMA semester 2 aku masih bersama teman terbaikku, Kuroshoes. Kuro sudah berusaha melakukan yang terbaik, tetapi pada bulan Februari 2012, solnya menganga di bagian belakang sepatu sebelah kanan. Saat itu merupakan hari terakhir kegiatan belajar mengajar sebelum Try Out dan Ujian Nasional, aku tahu saat itu kuro sedang sakit (rusak) tapi karena saat itu ada pelajaran olahraga, aku terpaksa memakainya. Saat itu aku sudah punya sepatu lain bernama BLACK STRAWBERY yang dihadiahkan bibiku sebagai hadiah tahun baru. Sepatuku yang baru ini seperti sepatu baletku saat SD, tapi lebih awet dan tampak cocok sekali dipakai anak perempuan, terlihat manis sekali karena itu kunamakan strawbery. Tapi jika bukan karena Kuroshoes yang rusak aku takkan memakainya karena ukurannya terlalu pas di kakiku sehingga jika di pakai langsung, bagian tumitnya tidak masuk, harus dibantu dengan tangan. Tidak praktis.
                Sebetulnya Kuro bisa diobati (dibetulkan) dengan lem yang kuat, tetapi lemnya habis setelah dipinjam tetangga, jadi posisi Kuro digantikan dengan Bery. Meskipun dia merupakan sepatu yang amat pasaran (di kelasku ada 2 anak lain yang memakai merek serupa), Bery tak kalah nyaman dengan Kuro, kalau cara memakainya benar, maka tumit bisa langsung masuk tanpa dibantu tangan. Tetapi kini karena aku sudah lulus mereka tidak aku pakai lagi, bahkan hingga kini Kuro masih belum dilem bukan karena tidak ada uang, tetapi karena aku sudah lulus, kupikir tak ada gunanya dibetulkan karena aku sudah lulus, kecuali jika aku kuliah, sungguh kuharap aku bisa kuliah. Sakarang aku sedang menunggu pengumuman kelulusan yang jatuh pada tanggal 26 Mei. Do’akan aku ya semoga aku lulus!
                Terimakasih Kuroshoes, Blackbery. Kalian telah menemaniku melewati masa sulit, senantiasa melindungi kakiku, kalian teman terbaikku. Sekali lagi terimakasih ^^

Rabu, 29 Februari 2012

blink-blink yang bikinmata silau

akhir-akhir ini aku suka liat-liat blog orang yang intinya secara keseluruhan adalah all about 3R.
rasanya sebagai sesama blogger kok aku nggak bisa seproduktif mereka ya?merekasemua betul-betul kreatif dan inovatif banget sampe aku mo nangis karena terharu dengan kreativitas mereka (maksudnya?)
yah misalnya kayak mba Talen (vitarlenology.blogspot.com), mba puri (idekuhandmade.blogspot.com), mba kiki (http://kreasikikiy.blogspot.com), om ojanto (nestofojanto.blogspot.com), om Mulyana (themogus.blogspot.com) dll. pokoknya masih banyak deh! mreka luar biasa!aku jadi kepingin seperti mereka. tapi sekarang aku lagi ujian kelulusan SMA, jadi harus belajar keras biar bisa masukke universitas yang aku mau. ^^v mekyo!

Kamis, 23 Februari 2012

blog asyik

2 hari yang lalu aku iseng-iseng browsing di internet tentang daur ulang barang bekas yang kreatif.
terus aku tersambung ke sebuah blog yang menarik banget buat aku yang suka daur ulang. namanya camanecraft.blogspot.com dan dari situ aku buka blog yang terhubung vitarlenology.blogspot.com dan ojanto.blogspot.com
situs-situs ini betul-betul kreatif dalam hal mendaurulang barang bekas, hasilnya betul-betul menarik dan berdaya nilai jual tinggi. sebetulnya masih ada banyak situs lainnya cuma internetku lemot jadi ya baru segitu.
rasanya kreativitasku betul-betul terasah, sayangnya karena aku lagi ujian aku nggak bisa mempraktikan tutorial daur ulang itu semua. T_T

Selasa, 02 Agustus 2011

siapakah mangaka dari gambar-gambar ini?

in memoriam
Dia adalah adikku Muhammad Lutfi Alfarizi, lahir 4 Januari 1996, meninggal 9 Juni 2011 di usianya yang ke 15 tahun. Nyawanya melayang ketika sedang tidur. Meninggal bukan karena penyakit, kecelakaan, bencana, bunuh diri atau apa pun tetapi meninggal begitu saja karena nyawanya di cabut oleh Tuhan. :'(

Jumat, 11 Februari 2011